You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tumpukan Sampah di Rusun Waduk Pluit Tuntas Dibersihkan
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Tak Ada Lagi Penumpukan Sampah di TPS Rusun Waduk Pluit

Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Rusun Waduk Pluit, Jalan Muara Baru, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara yang sempat menjadi perhatian publik sudah dibersihkan hingga tuntas.

"Pengangkutan sampah secara intensif setiap hari"

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edy Mulyanto mengatakan, tumpukan sampah yang sebelumnya mencapai ketinggian hampir dua meter sudah berhasil diangkut seluruhnya. Proses pembersihan dilakukan secara intensif selama kurang dari 10 hari kerja, terhitung sejak 14 hingga 23 Juli 2024.

Warga Apresiasi Percepatan Pembersihan Sampah TPS Rusun Waduk Pluit

"Ini berkat kegiatan pengangkutan sampah secara intensif setiap hari. Kami mengerahkan satu unit alat berat serta dua hingga tiga truk sampah besar, dengan total mencapai 21 rit pengangkutan," ujarnya, Jumat (24/7).

Edy menjelaskan, pembersihan dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kebersihan lingkungan Rusun sekaligus mencegah kembali terjadinya penumpukan sampah. Untuk mendukung pengelolaan sampah di lokasi tersebut, pihaknya telah menyerahkan 12 dustbin atau bak sampah.

"Ke depan, pengelolaan sampah di TPS ini juga akan ditangani menggunakan unit kompaktor listrik berukuran kecil," terangnya.

Edy mengingatkan, berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2024 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber serta Pergub DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2021, rumah susun (Rusun) termasuk dalam kategori pengelola sampah kawasan yang setara dengan hotel, restoran, kafe (Horeka), dan apartemen.

Untum itu, ia meminta kerja sama yang baik dari pihak Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) agar persoalan penumpukan sampah tidak kembali terjadi pada masa mendatang.

"Sampah adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga. Jika diolah dengan tepat dan benar, sampah memiliki nilai ekonomi yang bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengapresiasi gerak cepat Sudin LH Jakarta Utara dalam menangani persoalan penumpukan sampah di TPS Rusun Waduk Pluit.

Sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang, Pemerintah Kota (Penkot) Jakarta Utara akan menggelar sosialisasi kepada seluruh pengelola UPRS di enam kecamatan terkait tata kelola sampah.

"Kami ingin semua pihak memiliki peran, mulai dari pengelola rusun, pengurus RT/RW, hingga camat dan lurah. Jadi, tanggung jawab sampah tidak sepenuhnya diserahkan kepada Sudin LH saja," bebernya.

Ia menambahkan, warga yang tinggal di lingkungan Rusun juga harus berperan aktif dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah. Pengelolaan sampah secara mandiri telah diterapkan di Rusun Rorotan.

"Kami berharap kondisi TPS yang sudah bersih saat ini terus dijaga. Jika warga tidak turut andil, potensi penumpukan bisa terjadi kembali. Mari kita mulai pola hidup bersih dengan memilah sampah dari sumbernya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2066 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

    access_time30-09-2026 remove_red_eye1703 personFolmer
  3. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye1693 personAnita Karyati
  4. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1582 personAnita Karyati
  5. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1582 personTiyo Surya Sakti